Baubau – Mengenal Jembatan Permandian Kogawuna, Lokasi Penemuan Jasad Janda di Baubau, Indah Nan Mencekam. Inilah lokasi jembatan Permandian Kogawuna di Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Tempat ini menjadi saksi bisu peristiwa nahas yang terjadi pada seorang janda muda berinisial WK (23). Ia ditemukan di bawah jembatan Permandian Kogawuna yang berada di Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna. Jumlah penduduk di kecamatan Kokalukuna sebanyak 21.215 jiwa. Penemuan jasad wanita tersebut, terjadi pada Minggu(21/12/2025) oleh warga setempat. Lokasi ini sepi pengendara, sebab bukan jalan umum.
Lokasi kejadian masih jauh dari pemukiman warga. Perlu menempuh sekitar 2,9 kilometer untuk bisa sampai ke wilayah pemukiman warga. Sepanjang jalan menuju tempat kejadian perkara atau TKP akan dijumpai banyak kebun warga. Meskipun begitu, jalan ini dilalui warga sebab merupakan akses menuju Kecamatan Sorawolio yang biasa digunakan sebagai rute cepat menuju Buton Selatan. Selain itu, lokasi ini tidak jauh dari pintu masuk wisata Air Terjun Kogawuna.
Jembatan tersebut, biasanya digunakan untuk area parkir kendaraan pengunjung yang hendak berwisata ke air terjun atau hendak singgah jika penat dalam perjalanan jauh. Jika dari pintu masuk Kogawuna, TKP berada di sebelah jalan serta menempuh jalan menurun sebab berada di bawah jembatan. Tubuh korban yang berada persis di bawah jembatan, membuat korban mudah terlihat oleh warga yang melintas saat itu. Korban ditemukan dalam posisi telungkup dan tanpa busana.
Baca Juga : Sosok Prada Y Pacar Wanita Korban Pembunuhan di Baubau, Baru Lulus TNI, Gabung Yonif TP 823/Wakaaka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Foto-lokasi-jembatan-Permandian-Kogawuna-di-Baubau.jpg)
Jasadnya berada di pinggiran aliran air terjun Kogawuna yang sangat terkenal di Baubau. Aliran air tersebut mengalir di bawah jembatan. Air terjun Kogawuna ini masuk dalam kawasan Desa Wisata Limbo Bungi. Desa tersebut memiliki tiga tawaran objek wisata yakni Muara Lakologou, Permandian Bungi dan Air Terjun Kogawuna. Lokasi air terjun dari TKP memang masih cukup jauh sebab dari pintu masuk, pengunjung harus berjalan kaki selama kurang lebih 10 menit. Saat ini, lokasi tersebut belum ada penerangan, sehingga ketika malam hari sangat gelap.
Penemuan Jasad WK
WK ditemukan di bawah Jembatan Permandian Kogawuna, Minggu (21/12/2025). Lokasinya di Jalan Lingkar Bungi-Sorawolio, Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Jasad wanita tersebut ditemukan pada pukul 12.30 Wita oleh warga yang melintas hendak beristirahat. Saat ditemukan, tak ada yang mengenali korban. Namun setelah dilakukan penyelidikan, identitas korban terungkap. Korban yang ditemukan warga itu, sempat dimakan biawak jasadnya.
Hal ini diungkapkan Kasi Humas Polres Baubau, IPTU Rino Asnan membenarkan penemuan mayat wanita itu. “Awalnya, saksi yang melihat biawak di sekitar itu ternyata memakan korban ini,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (21/12/2025). Usai ditemukan, jasad korban langsung dibawa pihak kepolisian untuk menjalani visum. Kata IPTU Rino, korban ditemukan dalam keadaan membusuk dengan sejumlah luka di tubuhnya. Dari hasil visum yang dijelaskan IPTU Rino, terdapat luka robek pada leher karena benda tajam.
Lalu, adapula luka di kepala diduga karena benda tumpul, serta luka bakar seluruh tubuh. Setelah menerima laporan hasil visum, Tim Inafis Polres Baubau tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 Wita untuk melakukan pemeriksaan intensif. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, polisi menemukan sejumlah benda mencurigakan. Mengenal Jembatan Permandian Kogawuna, Lokasi Penemuan Jasad Janda di Baubau, Indah Nan Mencekam. Seperti botol bekas berisi sisa Bahan Bakar Minyak (BBM) serta pakaian dalam wanita (BH) yang sudah dalam kondisi terbakar di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor atau Kasi Humas Polres Baubau, IPTU Rino Asnan mengatakan setelah dugaan identitas korban tersebar di sosial media, keluarga korban melapor ke Polres lalu diantar ke rumah sakit untuk mengecek identitas. “Dan benar yang bersangkutan adalah keluarga korban, inisial WK berjenis kelamin perempuan, umurnya 23 tahun, beralamat di Kecamatan Kokalukuna,” ungkapnya saat diwawancarai, Senin (22/12/2025). Kata dia, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengunggah status di aplikasi Facebook pada Sabtu (19/12/2025) malam.
Pihaknya mengaku sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai identitas terduga pelaku pembunuhan. “Polres baubau masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, memeriksa saksi-saksi terkait teman-temannya yang berhubungan langsung dengan korban serta barang bukti,” ujarnya. IPTU Rino mengungkapkan jenazah korban akan diautopsi, sementara untuk jadwal masih menunggu dokter forensik dari Kota Kendari.
Diduga Jadi Korban Pembunuhan
Pasca penemuan jasad korban, Minggu (21/12/2025), 2 oknum anggota TNI yakni Prada Y (19) dan Prada Z (19) diperiksa Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) Baubau. Pemeriksaan dibenarkan Komandan Denpom atau Dandenpom XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, saat dikonfirmasi wartawan TribunnewsSultra.com, Selasa (23/12/2025).
Namun, Letkol Haryadi belum merinci status dua terperiksa dalam dugaan kasus pembunuhan wanita muda WK. “Saya lagi di Baubau. Kami masih tunggu pelimpahannya dari polres (kepolisian resort),” katanya. Menurutnya, pemeriksaan terhadap Prada Y dan Prada Z sudah dilakukan di Sub Denpom Baubau sejak Senin (22/12/2025). “Untuk pemeriksaan sudah kita lakukan terhadap 2 orang terduga pelaku di sub denpom,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kata Letkol Haryadi, sosok Prada Y merupakan pacar korban WK. Sementara, Prada Z merupakan rekan Prada Y sekaligus WK. “Berdasarkan hasil pemeriksaan kalau statusnya pacaran,” ujarnya. Diapun belum bisa menyebut motif maupun kronologi kejadian, sebab saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam. WK kini telah dimakamkan di Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau. WK yang ditemukan dalam kondisi tanpa busana diduga korban pembunuhan dimakamkan pada Selasa (23/12/2025) sekitar pukul 11.00 Wita.






